Home / Berita

Selasa, 25 Januari 2022 - 00:56 WIB

Berlakukan PTM 100 Persen, SMAN 6 Pematangsiantar Tetap Terapkan Prokes Dengan Ketat

Viewer: 525
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara memutuskan bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap  muka (PTM) 100 persen untuk wilayah Cabang Dinas (Cabdis)  Pematangsiantar dan Simalungun, mulai diberlakukan hari ini, Senin 24 Januari 2022.

Ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Dimana, PTM 100 persen bisa diselenggarakan setiap hari dengan jumlah siswa 100 persen dari kapasitas ruang kelas.

Hal ini pun di sambut dengan sangat antusias oleh satuan pendidikan yang ada di Wilayah Cabang Dinas Pendidian Siantar-Simalungun karena dengan PTM 100 persen proses belajar mengajar dapat tersalurkan dengan baik untuk mengejar ketertinggalan saat belajar secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Seperti halnya SMA Negeri 6 yang terletak di Jalan Cadika, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar terlihat antusias dari peserta didik maupun para guru sangat tinggi juga merasa senang dengan di berlakukannya pembelajaran tatap muka 100 persen.

Baca Juga  Saat Olah TKP, Wajah Kekasih Yodi Prabowo Disorot Warga

“Dengan di izinkannya pembelajaran tatap muka 100 persen ini kita merasa senang terlihat antusias dari anak didik beserta guru pun sangat tinggi dalam hal ini pun kita sangat  berterima kasih pada dinas pendidikan provinsi melalai cabang dinas”.ujar Drs.Akhiyar M.Pd Kepala SMAN 6 Pematangsiantar Senin,(24/01/22).

Namun, lanjut Akhiyar PTM 100 persen ini tetap mengikuti syarat yang harus dipenuhi sesuai aturan pada SKB 4 Menteri terkait pembelajaran tatap muka dimasa pandemi sebagai upaya pengendalian Covid-19. Salah satunya, penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

Para siswa pun diimbau untuk menaati protokol kesehatan secara ketat dengan menggunakan masker, dimana pun berada maupun saat berada di lingkungan sekolah, dan rajin mencuci tangan sebelum masuk kelas maupun sesudah PTM berlangsung. 

Baca Juga  Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

“Sebelum murid tersebut mengikuti pembelajaran di kelas masing-masing, terlebih dahulu mereka dibarisan di lapangan lakukan apel pagi. Tak bosannya kami terus ingatkan peserta didik agar tetap mengutamakan prokes. Kalau terus diingatin kan pasti mereka akan terbiasa,” kata Akhiyar. 

Juga kata Akhiyar Unit Kesehatan Sekolah (UKS) selalu siap sedia selama PTM 100 persen berlangsung. Selain itu, kami terus berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat. “Jika siswa tersebut demam dan batuk, kami sarankan untuk pulang dan langsung berobat serta istirahat hingga sembuh,” tegasnya.

“Dengan PTM seratus persen ini tentunya prores belajar mengajar akan lebih efektif dibanding dengan PJJ, tapi kehati-hatian keselamatan dan kesehatan tetap menjadi prioritas,” pungkas Akhiyar.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Penertiban Tempat Hiburan Malam, Kasatpol PP Himbau Masyarakat Untuk Tidak Mengunjungi Cafe Yang Tidak Memiliki Izin

Berita

Dulu Ngotot Larang Ahok Nikah Lagi dan Tak Sudi Bahas Puput Nastiti Devi, Natahania Purnama Kini Justru Asyik Habiskan Waktu Bersama Sang Ayah, Sudah Akur?

Berita

Gubernur Kalbar H.Sutarmidji Lantik Pejabat Sekda Kalbar

Berita

Kapolres Kapuas Hulu Pimpin Sertijab Kasat Reskrim

Berita

Pasar Murah Kabupaten Samosir, Langkah Tepat Hadapi Inflasi dan Jaga Ketersediaan Bahan Pokok

Berita

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Warga Perbatasan Bersihkan Bendungan Air.

Arsip

Menko Luhut Sebut Surat Sri Mulyani Soal PLN Hanya Pengingat

Berita

Usman – Bassam Resmi Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halsel