Home / Berita

Kamis, 16 Desember 2021 - 09:28 WIB

Terkait Bantuan Banjir, Kadis Sosial Sidimpuan Minta Maaf

Viewer: 377
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 31 Detik

Terkait Bantuan Banjir, Kadis Sosial Sidimpuan Minta Maaf

PADANGSIDIMPUAN | Kompas Nasional – Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kota Padangsidimpuan Zufri Nasution meminta maaf terkait masalah bantuan paket sembako bagi warga yang mengungsi akibat banjir di Kelurahan Tobat (20 keluarga) dan Ujung Padang (16 keluarga).

Paket bantuan itu masing-masing berisi minyak goreng 2 Kilogram, gula 2 Kg, beras 5 Kg (sebagian ditemukan kutu beras) dan 10 bungkus mie instan (ada yang expired). Bantuan tersebut telah ditarik dan diganti pada hari itu juga.

“Maaf beribu maaf, ini murni kelalaian kami dan tidak ada unsur kesengajaan di sana. Niat kami hanya ingin cepat-cepat membantu warga agar tidak terjadi kekosongan persediaan makanan saat mengungsi,” sebut Zufri, Rabu (15/12) malam.

Dieceritakannya, banjir melanda sejumlah titik wilayah Kota P.Sidimpuan pada Selasa (14/12) sore sampai malam. Dinas Sosial bersama Tagana ikut serta memantau lokasi pemukiman warga yang terdampak banjir.

Ada empat lokasi yang warganya terpaksa mengungsi. Yakni 50 KK di Jalan Kasantaroji dan 16 KK di sekitar jembatan menuju komplek DPR, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan P.Sidimpuan Selatan Kota P.Sidimpuan.

Baca Juga  Panitia Konferkab Diminta Jaga Netralitas

Kemudian 10 KK yang terdampak banjir juga terpaksa harus mengungsi di lingkungan Kampung Teleng Kelurahan Wek III dan 20 KK di Kelurahan Tobat, Kecamatan P.Sidimpuan Utara.

“Ketika mengurusi pengungsi di Jalan Kasantaroji, Lurah Ujung Padang Faisal Nasution bertanya tentang persediaan makanan. Kami langsung gerak cepat menjemput stok sembako di gudang Dinas Sosial,” katanya.

Untuk menutupi kebutuhan makanan pengungsi di Jalan Kasantaroji, malam itu diserahkan beras 150 Kg atau 30 sak, minyak goreng, gula dan mie instan. Tidak berbentuk paket tapi secara kumulatif dan diterima oleh Kepala Lingkungan setempat.

Kemudian menyerahkan bantuan serupa kepada 10 KK warga Kampung Teleng yang juga mengungsi akibat terdampak banjir. Untuk memasaknya, warga pengungsi di Jalan Kasantaroji maupun di Kampung Teleng sama-sama mendirikan dapur umum.

Keesokan paginya sekira pukul 10:00, Dinas Sosial bersama Tagana menyerahkan bantuan paket sembako kepada 16 keluarga yang mengungsi di sekitar jembatan Komplek DPR. Bantuan itu langsung diserahkan kepada masing-masing keluarga.

Sekira pukul 11:00, bantuan paket serupa juga diserahkan kepada masing-masing keluarga yang mengugsi di Kelurahan Tobat. Namun, sekira pukul 13:00 diperoleh kabar bahwa di paket sembako itu ditemukan kutu beras dan beberapa mie instannya kadaluwarsa.

Baca Juga  Apel Pagi Virtual Pegawai Kementerian Hukum Dan HAM RI Berbasis Aplikasi Zoom

“Hari itu juga kita tarik dan ganti. Dari warga sekitar Komplek DPR bantuan yang tersisa tinggal enam paket lagi. Sekira pukul 18:30 kita ganti dengan paket baru kepada masing-masing 16 KK,” jelasnya.

Di Kelurahan Tobat, paket tersisa delapan lagi, dan sudah tidak utuh karena sebagiannya telah terpakai. Dinas Sosial mengganti bantuan 20 paket sembako itu sekira pukul 19:00.

“Saat menarik dan menggantinya, kami berulangkali minta maaf atas kelalaian ini. Warga menerimanya dan tau niat kami tulus membantu. Hanya saja kami tergesa-gesa dan tidak memeriksa apakah ada kutu beras atau mie instan yang kadaluwarsa,” jelasnya.

Kepada seluruh masyarakat, Kadis Sosial Pemko P.Sidimpuan meminta maaf dan berjanji lebih teliti di kemudian hari. Permasalahan bantuan paket sembako ini kiranya dapat disudahi, karena sudah diganti dengan yang baru. “Maaf beribu maaf,” pinta Zufri. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Silaturahmi Bane Raja Manalu Buka Puasa Bersama Masyarakat Asahan

Berita

Walikota Dukung Kepengurusan BKPRMI Kota Psp

Berita

Dalang Pembobol Jiwasraya Semakin Jelas

Berita

Andre Rosiade: PPN 12% Inisiatif PDIP, Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan!

Berita

Petugas RSUD Kota Psp Pada Malam Hari Sering Diteror Oleh Preman

Berita

Sambut Tahun Baru Hijriah, Kesultanan Bacan Gelar Ritual Adat “Popas Lipu”

Berita

Pasca Ledakan Gereja Katedral di Makasar,Kapolsek Pontianak Timur Sisir Tempat Ibadah di Wilkum nya

Berita

Menteri Ara Ungkap 27 Tower ASN di IKN Sudah Rampung, Tinggal Serah Terima