Home / Berita / Daerah

Jumat, 22 Oktober 2021 - 03:03 WIB

Kejari TBA Terapkan Jalur Restorative Justice Selesaikan Lakalantas

Viewer: 462
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

KOMPAS NASIONAL I T.BALAI, Kali Pertama, Keadilan Restorative Justice’ Ditempuh Kejari TBA Dalam Menyelesaikan Kasus Lakalantas

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tanjungbalai Asahan menerapkan restorative justice atau keadilan restoratif dalam menghentikan kasus penuntutan hukum terhadap kasus pidana umum lakalantas di Tanjung Balai.

Kepala Kejari Kota Tanjungbalai Asahan Muhammad Amin SH MH menuturkan, dalam kasus tersebut Penghentian tuntutan kasus Lakalantas yang didampingi Kasi Pidum Rikardo Simanjuntak dan Kasi Intel Dedy Saragih, Kamis (21/10/21), sesuai surat ketetapan Kajari TBA No. Print-1703/L.2.17/Eku.2/10/2021, dengan dihadiri para pihak yakni, Anggi Natalia Boru Hasibuan sebagai tersangka dan Haidar Habib sebagai korban.

Dalam kesempatan itu, Kajari mengatakan bahwa, untuk kemanfaatan dan keadilan maka pihaknya memutuskan untuk membuat kebijakan Restoratif Justice terhadap kasus lakalantas tersebut. Hal itu sesuai dengan Peraturan Jaksa Agung No 15 tahun 2020.

Baca Juga  Kapolres Sintang AKBP.Tommy Ferdian Berikan Kultum di Masjid Agung

“Menerapkan penegakan hukum melalui pendekatan keadilan restoratif atau Restoratif Justice, Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan (Kajari TBA) menghentikan penuntutan hukum terhadap kasus pidana umum Lakalantas di Tanjungbalai,”sebut Muhammad Amin SH MH.

Menurutnya,sesuai asas dominis litis, posisi jaksa adalah pemilik perkara pidana, apakah suatu perkara itu layak di sidangkan atau tidak. Sehingga jaksa itu tidak semata mata hanya berfungsi sebagai penuntutan. Namun berfungsi untuk melakukan pelayanan hukum dengan menerapkan kemanfaatan dan keadilan bagi masyarakat, “kata Muhammad Amin.

Lanjut Amin, baru kali ini pihaknya memberlakukan restoratif justice, namun pihaknya akan berusaha untuk seterusnya melakukan kebijakan serupa bagi kasus lainnnya, yang sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga  Pastikan Aman dan Lancar, Pangdam XII/Tpr Pimpin Langsung PAM VVIP Kunjungan Kerja Presiden

“Kejaksaan negeri Tanjungbalai Asahan berharap, kebijakan Restoratif Justice ini dapat diterima masyarakat dan kami akan terus berupaya melakukan pelayanan yang lebih humanis di wilayah hukum Kejari Tanjungbalai Asahan,”disampaikan Kajari TBA, Muhammad Amin kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu, sembari mengucapkan terimakasih Anggi Boru Hasibuan, tersangka kasus Lakalantas dengan didampingi oleh korban, Haidar Habib menyambut baik kebijakan “Restoratif Justice” yang diberlakukan oleh Kejari Tanjungbalai-Asahan tersebut.

Kami sangat berterimakasih dan bersyukur atas kebijakan yang diambil oleh Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan ini.

“Mudah mudahan kebijakan seperti ini terus berlanjut bagi masyarakat, yang pastinya sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, ” ucap Anggi diamini Haidar sembari mengucapkan terima kasih kepada Kejari TBA. (Gus)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Diwakili Asisten Administrasi Hadiri Pertemuan Penyelesaian Kerangka Logis RAD

Berita

Pembukaan Kegiatan Asistensi Penyusunan Rentinkon Kotamaops Kodam XII/Tpr*

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Bangun Masjid Di Perbatasan RI – Malaysia.*

Berita

Gubernur Kalbar Terima Audensi Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove

Berita

Dinas Kominfo dan Persandian Kampar Matangkan Persiapan Penilaian SPBE Tahun 2021.

Berita

Wadansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Hadiri Acara Peringatan HANI Tahun 2022 dan Talkshow Pencanangan Desa Bersinar

Arsip

WNI Tewas di Sydney, Dibunuh Bekas Jaringan Bali Nine

Berita

Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Sertijab Irwasda Polda Kalbar