Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Teladan Pematangsiantar, Jalan Singosari, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara mengadakan In House Training (IHT) di sekolah. Digelarnya IHT pelatihan dalam ruangan, bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan untuk memahami aktifitas pembelajaran agar lebih efektif.
Materi IHT disesuaikan berdasarkan kebutuhan para guru. Sehingga, diharapkan dengan adanya IHT ini dapat menjadi solusi dari segala kesulitan para guru selama ini.
“Kegiatan IHT bagi para guru ini penting. Dimana dalam perkembangan jaman yang selalu berubah, guru pun perlu pembaharuan diri agar mampu bersaing dan mengikuti alur pikiran para muridnya. Sehingga hal itu akan mempermudah dalam proses pembelajaran,” kata Kepala SMA Swasta Teladan Pematangsiantar Sangkot Sitohang S.Si.M.Pd Rabu, (29/9/2021) sekitar pukul 14.00 Wib.
Lebih lanjut Sangkot menjelaskan, “Bahwa In House Training (IHT) kegiatan yang diselenggarakan sebuah sekolah dalam rangka meningkatkan Kompetensi guru. IHT ini sangat penting sebagai salah satu continuous proffesional development (CPD), yang harus senantiasa dilakukan oleh guru untuk kualitas. Untuk mempercepat peningkatan tersebut SMA Swasta Teladan Pematangsiantar melaksanakan IHT dengan misi “maju bersama hebat semua”.ujar Sangkot
Lanjutnya, kegiatan IHT diikuti seluruh tenaga pendidik (guru) SMA Swasta Teladan Pematangsiantar untuk mengetahui ragam sumber dan media pembelajaran berbasis multi media abat 21. IHT untuk meningkatkan kompetensi dan optimalisasi peran guru khususnya guru mata pelajaran disekolah, agar dapat menyajikan materi pembelajaran disekolah dengan baik dan benar.
“In house training ini dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam pembelajaran serba teknologi. Jadi IHT ini guru bisa nantinya menggunakan pembelajaran secara digital, dimana kita melihat tuntutan zaman pada saat ini serba teknologi.
diera zaman abad-21 ini, kita telah melihat bahwa pembelajaran itu sudah mulai mengarah digital (IT). Jadi mau tak mau suka tidak suka “Guru sebagai pendidik harus mempersiapkan dirinya dengan teknologi”terangnya.
Melihat kemajuan semakin canggih, maka sekolah membekali guru-guru SMA Teladan Pematangsiantar bisa menguasai teknologi baik dalam hal pembelajaran serta dalam penilaian. Bukan hanya itu saja guru juga harus bisa menguasai laporan hasil belajar kepada orangtua siswa menggunakan teknologi digital serta informasi kepada siswa.
“Teknologi ini setiap tahun pasti terjadi perubahan, untuk itu kita mempersiapkan guru-guru kita disekolah ini Untuk menerima perubahan tersebut artinya “apa yang diketahui sekarang belum tentu sama dengan tahun depan pasti ada perubahan terutama dalam media pembelajaran serba teknologi”ucap sangkot
Juga kenapa kita membekali guru-guru ini ke media pembelajaran teknologi (IT), supaya guru-guru jangan terlena dengan menggunakan manual seperti dalam menggunakan media kerja dengan kertas.
“Walau pun waktu pelaksanaanya singkat, marilah kita pergunakan semaksimal mungkin menambah pengetahuan guru tentang teknologi”pungkasnya
Toni Tambunan.







