Home / Berita

Kamis, 2 September 2021 - 18:07 WIB

KPU Pematangsiantar Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Secara Virtual

Viewer: 385
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Dalam rangka pelaksanaan Pendidikan Pemilih pada daerah Partisipasi Rendah, Daerah Potensi Pelanggaran Pemilu tinggi dan Daerah konflik/Bencana sebagai prioritas pada Program Nasional, berdasar pada data KPU dan Bawaslu RI bahwa daerah Kota Pematangsiantar terkategori Daerah dengan partisipasi Rendah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pematangsiantar menggelar  sosialisasi Pendidikan Pemilih sejak tanggal 26 agustus sampai dengan 30 agustus 2021 secara Daring atau virtual, diikuti kelompok warga masyarakat, ASN di tingkat kecamatan dan Kelurahan, Media/Insan Pers, Organisasi kemasyarakatan.

Adapun Narasumber pada kegiatan ini adalah ; Junita Lila sinaga (Komisioner Bawaslu Kota Pematangsiantar),Irwansyah (Camat Siantar Utara), Pardomuan Nasution (Camat siantar Barat),  Kristian Silitonga (Pengamat Sosial dan Politik), Gunawan Purba (wartawan/Pegiat Pemilu), Imran Nasutian (wartawan/Pegiat Pemilu).

Baca Juga  Polwan Polres Mempawah Salurkan Paket Sembako untuk Warga yang Membutuhkan

Ketua KPU Kota Pematangsiantar Daniel Dolok Sibarani, dalam sambutannya mengatakan, Bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan Pengetahuan masyarakat tentang Pemilu/Pemilihan, Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilu/Pemilihan.

Meningkatkan partisipasi Masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, Partisipasi Pemilih dianggap penting karena kedaulatan ada ditangan pemilih maka  pemilih yang menentukan siapa pemimpin yang akan terpilih, Partisipasi aktif menjadi penentu terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas. 

“Walau Partisipasi pada Pemilihan walikota dan wakil walikota Pematangsiantar Tahun 2020 meningkat menjadi 62, 97%, tetapi tingkat partisipasi ini tidak mencapai target Partisipasi secara nasional sebesar 77,5 % sehingga perlu peningkatan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Pencapaian tingkat partisipasi di setiap kecamatan adalah sebagai berikut; Kecamatan siantar Selatan (64,43%), Kecamatan Siantar Marimbun (65,80%), Kecamatan Siantar Barat (55,20%), Kecamatan Siantar Utara (59,58%),Kecamatan Siantar Martoba (68,17%), Kecamatan Siantar Marihat (67,17%), Kecamatan Siantar Sitalasari (63,32%), Kecamatan Siantar Timur (64,99%)”. tutur Daniel Dolok M Sibarani.

Baca Juga  Gelar Kegiatan Mobile Masker dan KRYD, Gugah Disiplin Prokes Warga Pinoh Kota*

Kristian Silitonga selaku narasumber  mengatakan, bahwa faktor penyebab partisipasi pemilihan tidak tercapai karena Pemilihan berlangsung di situasi Pandemi dan Pemiliha berlangsung dengan satu pasangan calon. Partisipasi Pemilih merupakan tanggung jawan seluruh “stakeholder” yang terlibat dalam kontestasi Pemilihan seperti ; Partai Politik, Penyelenggara Pemilihan, Pemerintah, Perguruan Tinggi, Organisasi Kemasyarakatan, Media (Pers), semua harus bekerjasama dalam melakukan sosialisai dan pendidikan politik kepada masyarakat.

Agar setiap pemilihan, baik itu pemilihan umum atau pemilihan kepala Daerah menjadi menarik bagi masyarakat, terkhusus bagi pemilih. Tutupnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polda Kalbar Akan Tindak Tegas Bagi Masyarakat Yang Melanggar Protokol Kesehatan

Berita

Polsek Jongkong, TNI Dan dibantu Warga Melakukan Pencarian Warga Ujung Jambu Tenggelam.

Berita

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Bupati Tapsel Ajak Masyarakat mengambil hikmah dan mendekatkan diri ke Allah SWT

Berita

Bersama Awak Media, Kemenag Malut Gelar Coffe Morning

Arsip

Rokok Elektriknya Meledak, Cecep Luka Bakar di Dada dan di Muka

Berita

Silaturahmi Virtual OJK Tahun Baru 2022

Berita

Habiburokhman: Pansel Capim KPK Jangan Cuma Duduk Manis Menunggu

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Bagikan Sargal Olah Raga dan Bangun Lapangan Voli