Home / Berita

Selasa, 10 Agustus 2021 - 17:15 WIB

TP PKK Pontianak Gelar Vaksinasi Massal di PCC

Viewer: 463
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Hanya Digelar Sehari, Targetkan 600 orang

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL COM – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pontianak menggelar vaksinasi massal bagi warga Kota Pontianak di Pontianak Convention Center (PCC), Selasa (10/8/2021).

Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie Kamtono mengatakan kegiatan vaksinasi massal dosis pertama pada hari ini ditargetkan sebanyak 600 orang. Hal tersebut karena mengingat keterbatasan vaksin yang tersedia saat ini.

“Kami mengapresiasi antusias warga dalam mengikuti vaksinasi massal ini luar biasa,” ujarnya.

Setelah mendapat vaksin dosis pertama ini, untuk selanjutnya dosis kedua dijadwalkan sesuai dengan skema vaksinasi.

Baca Juga  Cegah Aksi Borong-Timbun Minyak Goreng, Polri Bentuk Tim Monitoring Wilayah

Yanieta menambahkan, vaksinasi dosis kedua juga digelar di tempat yang sama yakni di Gedung PCC.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini kami lakukan dengan protokol kesehatan secara ketat untuk menghindari kerumunan,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menerangkan, target pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini adalah warga Kota Pontianak yang dikoordinir oleh TP PKK Kota Pontianak.

“Untuk pelayanan vaksinasi dosis kedua akan mulai dilaksanakan pada Kamis (12/8/2021) mendatang,” ungkapnya.

Sidiq memaparkan capaian vaksinasi hingga hari ini sebanyak 154.295 orang yang telah divaksin dosis pertama.

Sedangkan vaksinasi dosis kedua sebanyak 91.113 orang. Sementara target vaksinasi 470.000 orang penduduk Kota Pontianak.

Baca Juga  Edi Kamtono Apresiasi HMI Dukung Program Vaksinasi

“Kalau dalam prosentase capaian vaksin baru mencapai 32 persen lebih,” imbuhnya.

Untuk mencapai herd immunity minimal 70 persen dari jumlah penduduk yang ada.

Namun Sidiq berkata akan lebih baik lagi kalau yang divaksin sebanyak-banyaknya.

Saat ini pihaknya tengah fokus mengejar drop out (DO) atau selisih antara vaksin dosis pertama (V1) dan dosis kedua (V2) yang cukup signifikan, yakni 63.182 orang.

Hal itu disebabkan antara lain karena memang belum jatuh tempo untuk mendapat vaksin dosis kedua.

“Kemudian juga sempat terjadi kekosongan vaksin sehingga pelaksanaan vaksin dosis kedua tertunda,” tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Syukuran Hari Jadi Polwan ke-74 Polres Melawi, AKBP Sigit : Terima Kasih Atas Dedikasi dan Kerja Keras Polwan Dalam Mendukung Harkamtibmas 

Berita

Gelar Acara Syukuran Kapolres Melawi Membuat Masyarakat Semakin Mencinta Polri *

Berita

Tahanan PNS Tewas, 3 Anggota Polres Subang Dicopot

Berita

Siantar Peduli Isoman Bantu Masyarakat Yang Jalani Isolasi Mandiri

Berita

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan ke Kelompok Pembudidaya Ikan Lele di Batang Angkola

Berita

Tower Mini Bantuan Kementrian Kominfo Tidak Berfungsi Sebagaimana Mestinya, Siapa yang Harus Di Salahkan ?

Berita

MenPAN RB Sebut Alasan Tunda Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024

Berita

Pangdam Buka Gebyar Bazar Kemerdekaan RI ke-77 Persit KCK Daerah XII/TprÂ