Tapsel | Kompas Nasional – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melaksanakan gerakan massal semprot disinfektan di seluruh wilayah daerahnya, termasuk rumah isolasi yang ada di desa.
Pelaksanaan penyemprotan disinfektan massal berdasarkan perintah Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu yang menindaklanjuti Perbup nomor 29 tahun 2021 tentang pedoman penerapan disiplin, pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Penyemprotan massal dimonitoring oleh seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat yang terbagi dalam 15 zona atau kecamatan. Selain itu OPD dan camat kembali melakukan pendataan terhadap rumah isolasi yang ada di desa.
Kabag Humas Tapsel Isnut Siregar, Sabtu (24/07) mengatakan, penyemprotan disinfektan massal serentak berlangsung hari ini di seluruh wilayah Kabupaten Tapsel yang terdiri dari 15 kecamatan, 212 desa dan 36 kelurahan.
Katanya, seluruh OPD telah melakukan monitoring pelaksanan penyemprotan termasuk di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur dan Desa Silaiaya Tanjung Leuk, Kecamatan Sayur Matinggi.
“Meskipun saat ini belum digunakan, rumah isolasi mandiri di tingkat desa masih tetap disediakan, lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan seperti tempat tidur, penerangan dan kamar mandi,” ujar Isnut.
Secara terpisah juru bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Tapsel Sofyan Adil mengatakan kasus Covid-19 di daerah tersebut semakin meningkat, akhir pekan ini positif bertambah 19 orang dan total menjadi 670 orang.
Selain itu angka kematian juga menunjukkan penambahan, yakni meninggal dengan konfirmasi 32 orang, ada pertambahan sebanyak 4 orang dengan status probable.
Sedangkan warga yang terpapar positif tidak sebanding dengan kesembuhan, tercatat adanya 5 orang pertambahan sehingga total 525 orang, sementara pasien probable 1 orang. (Ikhfan)








