Home / Berita

Senin, 21 Juni 2021 - 19:17 WIB

WARTAWAN TOBA ADAKAN AKSI SOLIDARITAS, TUNTUT TANGKAP PEMBUNUH WARTAWAN

Viewer: 585
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

Kompasnasional.com.id.Toba | Wartawan media Cetak,Online,TV secara solidaritas berkumpul bersama mengadakan aksi damai dengan membentangkan berbagai tulisan poster yang secara keseluruhan menunjukkan rasa keprihatinan atas meninggalnya wartawan media online LasserNewsToday.com

Mara Salem Harahap 42 yang diduga dibunuh, Sabtu dini hari, (19/6), oleh orang belum dikenal.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk rasa turut berduka, para wartawan mengenakan dress code baju hitam dengan mengikatkan kain merah di kepala dan lengan kiri.

Aksi ini meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia atau secara khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk segera menangkap pelaku. 

Massa wartawan bergerak dari titik kumpul, Lapo Laklak Jl.SM Raja Balige dengan berjalan kaki melalui rute Jl.Gereja, lalu ke Jalan Raja Paindoan dan berhenti untuk orasi di Bundaran Balige, Senin (21/6) dimulai sekira pukul 10.00 Wib.

Baca Juga  Bupati Tapsel Resmikan Mesjid Agung Syahrun Nur Kantor MUI Dan Monumen Dana Rakca Serta Pena Emas

Usai berorasi di Bundaran, massa lanjut bergerak ke Jalan Mulia Raja, masuk Jalan LP Balige, hingga tembus ke jalan besar Patuan Nagari (depan Polsek) dan kembali ke titik awal di Jalan SM Raja.

Marimbun Marpaung selaku Pimpinan Aksi mengatakan bahwa aksi solidaritas ini sebagai ungkapan duka mendalam atas meninggalnya wartawan Siantar-Simalungun Marshal Harahap.

“Kami meminta Kapolri dan Kapolda Sumut untuk menuntaskan kasus pembunuhan ini, tidak hanya pelaku, tapi sampai kepada otak pelaku. Kami juga meminta agar pelaku dijatuhi hukuman mati, setimpal dengan apa yang dilakukan,” ujar Marimbun.

Senada, Hotman Siagian selaku orator mengutuk keras aksi pembunuhan ini. Dalam orasinya, Hotman menyuarakan bahwa Wartawan bukanlah binatang yang bisa dihabisi nyawanya secara keji.

Baca Juga  Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Kodim 1203/Ktp, DandimTebar Benih Ikan Lele.

“Wartawan bukan binatang, Wartawan adalah pejuang keterbukaan informasi publik, maka hentikan kekerasan terhadap wartawan,” seru Hotman dengan nada lantang.

Dia juga meminta agar seluruh pihak yang merasa keberatan dengan pemberitaan yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik agar menempuh jalur hukum yang berlaku di negara ini.

“Ada undang-undang yang mengatur pekerjaan jurnalistik, jika ada yang merasa dirugikan, maka tempuhlah jalur yang tepat. Ada Dewan Pers sebagai lembaga resmi yang mengayomi seluruh wartawan, jangan kebiri kebebasan Pers,” pungkas Hotman.

Dalam kesempatan itu, diadakan juga pembacaan puisi yang disadur dari lagunya Iwan Fals berjudul ‘Lagu Buat Penyaksi’ oleh Wartawan Waspada Ramsiana Gultom. Puisi tersebut berisi tentang matinya seorang wartawan saat melakukan tugas jusrnalistik. Puisi tersebut sekaligus sebagai ungkapan duka atas meninggalnya seluruh Wartawan Indonesia akibat pemberitaan dan pekerjaan jurnalistik.

Seluruh aksi berjalan dengan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan dan dalam pengawalan personel Polres Toba. (LamS)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tetap Terapkan Protkes, Kodam XII/Tpr Peringati Maulid Nabi SAW

Berita

Meriam Karbit di Kota Pontianak Tak Lekang oleh Waktu, Tak Hilang Ditelan Zaman

Berita

Banyak Orang Tua Inginkan Anaknya Sekolah Tatap Muka, Edi : Rabu Mulai PTM

Berita

Nelayan Mendengar Suara Ledakan di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Berita

Ketua DWP Prov Kalbar GISA Ajak Perempuan Indonesia Sukseskan Tertib Administrasi Kependudukan

Berita

Wagub Kalbar Harap “PASS” Menjadi Wadah Yang Bermanfaat Bagi Orang Sambas di Perantauan

Berita

Penahan Tersangka Atas Nama GL,Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Pajak UIPPD Balai Karangan BAPEDA Prov. Kalbar

Berita

Gandeng Greenpeace, Kecamatan Pontianak Utara Gelar Pelatihan Kewaspadaan dan Pengendalian Karhutla