Home / Ekonomi

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:13 WIB

Bos Arisan Lebaran Tipu Ratusan Ibu-ibu hingga Rp1 Miliar, Dipakai Bangun Rumah

Viewer: 492
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Ada banyak keuntungan untuk mengikuti arisan, Bunda. Akan tetapi, ada kita harus berhati-hati untuk mengurangi risiko yang tak diinginkan.

Seperti apa yang dilakukan oleh bos arisan lebaran, Tarmiati alias Mia. Wanita berusia 42 tahun tersebut mengakui bahwa ia telah menipu ratusan ibu-ibu dengan total uang senilai Rp1 miliar.

Uang sebanyak itu diketahui ia pakai untuk membangun rumah dan membayar utang. “Kurang lebih uang arisan yang saya habiskan Rp1 miliar,” kata Mia dikutip dari detikcom pada Senin (24/5/2021).

Sebagaimana yang Mia akui, awalnya ia menggunakan uang arisan lebaran dari para peserta untuk membangun rumahnya di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Namun tak tanggung-tanggung, pembangunan rumah tahun 2018 itu menghabiskan dana hingga Rp450 juta.

Baca Juga  Lapangan Jambaran-Tiung Biru diperkirakan sumbang Rp 48 triliun hingga 2035

“Saya bangun rumah belakang untuk garasi dan gudang untuk menyimpan barang-barang, seperti sembako. Setelah itu saya kekurangan uang terus,” terangnya.

Selain itu, uang arisan lebaran juga dia gunakan untuk membayar angsuran yang mencapai Rp50 juta per bulan. Ini karena Mia menggadaikan tiga sertifikat rumah, dua BKPB mobil, serta delapan BPKB sepeda motor.

Saat itu, ibu dua anak ini meminta para ketua kelompok arisan untuk menyediakan dana talangan. Dia mempunyai 6 kelompok arisan lebaran.

“Setelah lebaran (Idul Fitri tahun 2020) uang para ketua kelompok saya kembalikan pakai uang arisan (arisan lebaran 2021),” jelasnya.

Baca Juga  Kasus Lumpur Lapindo, Utang Bakrie Ke Negara Makin Bengkak Hingga Jatuh Tempo

Puncaknya, Mia tak mampu mengembalikan uang arisan 200 lebih peserta menjelang Idul Fitri 2021. Nilainya mencapai Rp 1 miliar. Dia memilih kabur bersama suami dan dua anaknya ke Jawa Tengah pada 6 April lalu, atau 5 pekan sebelum lebaran.

Ratusan emak-emak yang menjadi korban arisan lebaran Mia melapor ke Polsek Ngoro, Mojokerto pada 15 April 2021. Para korban diwakili 6 ketua kelompok arisan melaporkan Mia ke polisi. Tim gabungan Polsek Ngoro dan Satreskrim Polres Mojokerto akhirnya meringkus Mia di rumah kontrakan Kecamatan Sidoarjo, Sragen, Jateng.(DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Rupiah Menguat Jelang Pengumuman Perombakan Kabinet Jokowi

Asahan

MELAWAN PENYAKIT BOCOR GINJAL BERSAMA LIONS CLUB M GOLDEN ESTATE

Ekonomi

Pemulihan Ekonomi RI Diklaim Pakar Sebagai Yang Tercepat Setelah Tiongkok, Kapan?

Arsip

Senin, pembeli e-money di gerbang tol cukup bayar sebesar saldo di kartu

Berita

Mahathir Ajak Pengusaha RI Investasi di Malaysia

Arsip

KAI Tak Sanggup Biayai Investasi LRT yang Bengkak Rp4 Triliun

Ekonomi

Maskapai Penerbangan Arab Saudi Beroperasi Kembali 31 Mei

Berita

Rupiah Turun ke Level Rp13.678 per Dolar AS Kamis Pagi