PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional
- Ratusan massa dari Komunitas Melayu Bertanjak(KMB).Kota Pontianak Kalimantan Barat melakukan aksi solidaritas untuk mendukung Palestina.
Aksi diawali dengan long march dari Masjid Raya Mujahidin menuju tugu Dugelis Bundaran Untan( Universitas Tanjung Pura) Jalan A.Yani Jumat (21/5/2021),
Massa mulanya berkumpul di Masjid Raya Mujahidin Jalan A.Yani Pontianak Mereka tampak membawa bendera Palestina serta membawa spanduk yang bertuliskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Massa Aksi Bela Palestina Long March ke Tugu Dugelis kemudian mulai bergerak pukul 14.00 WIB. Massa dipimpin Oleh Ketua komunitas Melayu Bertanjak(KMB)Kota Pontianak Ridho Almutahar
Dengan beriringan komvoi mobil komando memberikan arahan sebelum melakukan long march, orator dari atas mobil komando meminta massa aksi agar rekan rekan tidak ada satu pun yang melakukan aksi dengan anarkis
Di depan mobil komando, tampak mobil kepolisian mengawal massa aksi bergerak menuju Tugu Digulis
Personel Polisi selalu Siaga
dan massa tampak berada di dalam barisan yang tertib santun dan damai saat long march.
Dalam orasi Pertama, mengutuk keras serangan zionis Israel terhadap Masjid Al-Aqsa yang telah mengakibatkan banyak jamaah di Palestina mengalami luka-luka
serangan Israel terhadap warga Palestina selain menodai kesucian tempat ibadah, sekaligus menunjukkan pelanggaran secara terang-terangan prinsip-prinsip hukum internasional yang terkandung dalam piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Terutama keputusan Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO) tahun 2016 yang menetapkan Masjid Al-Aqsa sebagai situs suci umat Islam.
mendesak PBB segera mengambil tindakan nyata agar Israel menghormati hukum internasional, termasuk melindungi tempat ibadah dan HAM warga yang berada di wilayah Palestina
Mereka juga meminta PBB menempatkan pasukan perdamaian untuk melindungi rakyat Palestina dari serangan Israel.
Kami Komunitas Melayu Bertanjak Kalimantan Barat mendesak agar negara anggota OKI dan Liga Arab melawan semua kejahatan Israel dan menuntut penguasa Israel ke Mahkamah Internasional (ICC) atas kejahatan kemanusiaan terhadap warga Palestina.
dan ormas Islam Indonesia juga menyerukan negara-negara Islam lainnya untuk bersatu menggalang semua potensi, baik politik, ekonomi, sosial, budaya, dan militer untuk menghadapi arogansi dan agresi zionisme Israel,” tegas Ridho
Kami menyerukan kepada semua negara anggota OKI, Liga Arab dan masyarakat internasional untuk mengambil langkah yang tegas terhadap Israel, termasuk meninjau kembali hubungan diplomatik yang sudah dibangun dengan Israel.
Kami dari komunitas Melayu Bertanjak Kalimantan Barat mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) melakukan langkah-langkah yang lebih konstruktif dan nyata untuk menekan Israel, dengan mendukung pemberian sanksi atas kejahatan kemanusiaan. Amerika harus mengembalikan kepercayaan internasional dengan menekan Israel dan mendorong PBB untuk menetapkan sanksi atas pelanggaran HAM berat yang telah terjadi.
Kemudian, juga kami mengapresiasi pemerintah Indonesia yang telah berperan penting dalam membantu perjuangan rakyat dan bangsa Palestina. dan ormas-ormas Islam terus mendorong pemerintah untuk terus tampil di garda depan bersama masyarakat internasional dan negara-negara Islam lainnya dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina.
Kami mengutuk dan mengecam agresi militer Israel ke tanah Palestina.
“Dan mendesak dewan kehormatan PBB agar secepatnya mengadakan rapat dan mengeluarkan rekomendasi mengakui adanya negara Palestina yang merdeka.
Hasnan Sutanto




