Home / Berita

Selasa, 11 Mei 2021 - 19:18 WIB

Kisah Dermawan Tambunan, Pemuda Loper Koran yang Tangguh dan Gigih

Viewer: 668
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

Kompas Nasional l SIANTAR – Tidak semua orang mau menjadi seorang Loper Koran, Panas, Hujan yang sangat terasa menyakitkan menjadi lawan sehari-hari yang harus ditaklukkan.

Tapi semua itu  tidak menjadi hambatan, bahkan itu semua sesuatu yang biasa bagi seorang Dermawan Tambunan. Keringat dan dingin yang menyentuh masuk ke tubuh, tidak menjadi sesuatu halangan. Bagi Dia, mencari sesuap nasi, jauh lebih penting, dibanding harus harus menahan lapar dalam kehidupan.

Pemuda yang akrab dipanggil ucok atau aliang dalam sehari-harinya, sudah bertahun-tahun menggeluti propesi sebagai loper koran di Kota Pematangsiantar, jumlah koran yang dijajakan ataupun diantar tidak tanggung-tanggung bisa mencapai 300 eksemplar.

Pelanggan demi pelanggan Ia jajaki, keringat sebesar biji jagung pun tidak diperdulikan,Ucok berjuang dengan gigih ,tangguh dan tekat yang begitu keras demi menyambung hidup.

Baca Juga  Wagub Ria Norsan Lantik Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Kalbar

Saat awak media berbincang-bicang disalah satu warung kopi Selasa,(11/5/21) sekitar pukul 7.30 WIB, Ucok alias Aliang berbagi pengalamannya, awak mediapun menawarkan segelas kopi dan rokok. Sambil menyalakan rokoknya Ia pun memulai ceritanya.

Ucok mengatakan, propesi Loper koran ini sudah Ia geluti selama bertahun-tahun, baginya tidak ada rasa gengsi, karena pekerjaan sebagai loper koran ada pekerjaan halal, yang penting kita jangan malu, kalau kita malu atau gengsi kita pasti mati kelaparan. Kata Ucok mengawali pembicaraanya.

Ucok juga menceritakan, Pagi jam 05.00 Wib dia sudah harus bangun untuk mempersiapkan koran yang mau diantar, dengan berjalan kaki dia membawa koran mengelilingi kota Pematangsiantar.

Baca Juga  Pengukuhan Kordes,Tim Pemenangan Paslon Bupati/Wakil Bupati Nias Selatan No urut 1 dilaksanakan di Desa Hiliwatema Kecamatan Lahusa

“Jam 5 pagi saya sudah bangun, sudah mulai keliling dengan berjalan kaki sambil membawa koran, mengelilingi kota Siantar ini” Kata Ucok.

Sambil menyirup kopi dan mengisap rokoknya, Ucok mengatakan, setiap hari dia berjalan kaki kalau dihitung- hitung perjalananya bisa mencapai 30 KM per harinya, tetapi semuanya itu dia lakukan memulai dengan doa.

“Saya kuat begini bukan karena aku hebat, ini semua karena anugrah Tuhan, saya gak hebat yang hebat itu Tuhan” Tutur Ucok Tambunan.

Saat ditanya berapa banyak koran yang dibawa tiap harinya, Ucok mengatakan, kalau dulu sebelum pandemi Covid-19 ini bisa mencapai 300 eksemplar, sekarang bisa cuman 150 aja, juga karena sudah banyak media-media online jadi agak berkuranglah pendapatan. Sebutnya.

Sambil melihat jam ditangannya ucok pun bergegas mau melanjutkan perjalananya. “Udah lah dulu ya bang, aku mau jalan dulu, koranku belum habis ini” kata Ucok menutup pembicaraannya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kodam XII/Tpr Kembali Harum, Empat Satuan Juarai LKJ TMMD ke-111

Berita

Penyaluran BLT-DD Desa Baru di Pantau Langsung Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Pinoh

Berita

Personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Hadiri Perayaan HUT Bhayangkara di Polsek Sekayam

Berita

Bupati Samosir Tabur 35.000 Ekor Benih Ikan Nila

Berita

Kasdim 1208/Sambas, Hadiri Upacara HAB Kemenag Ke-76

Berita

Soal Dana Desa, Usman Sidik Beri Warning Keras Bagi Para Kades

Berita

Polda Kalbar Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap ll Itwasum Polri

Berita

Wakil Bupati Wahyudi Menghadiri Rapat Koordinasi Dengan Kementerian Agama