Home / Berita

Kamis, 29 April 2021 - 13:26 WIB

Sebut Camat Penipu, Ketua BPD Bosso Bantah Mengusulkan Pengaktifan Pithein Girato

Viewer: 800
1 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

HALSEL – KOMPAS NASIONAL | Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bosso, Minggus Tou, membantah pernyataan Camat Gane Barat Utara, Haris E Arobi, terkait pengusulan pengaktifan kembali Pithein Girato.

Haris E Arobi telah berulah dan dianggap merugikan lembaga BPD Desa Bosso. Pasalnya ia mengatakan pengaktifan kembali Pithein Girato sebagai Kepala Desa Bosso berdasarkan usulan BPD.

“Bukan mengusulkan tetapi di paksa dan ditipu oleh Camat dan Pithein Girato. Saya di hubungi via telpon oleh Pithein Girato, bahwa saya tanda tangan saja surat yang sudah mereka buat yakni pengusulan Pengaktifan kembali kepala Desa, karena itu berdasarkan permintaan Kabag hukum Pemda Halmahera Selatan,” terang Minggus Tou, pada Kompasnasional.com, Kamis (29/4/2021).

Bahkan, lanjut Minggus, Camat Gane Barat Utara, Haris E Arobi, mengatakan dirinya bakal bertanggung jawab jika suatu saat terjadi polemik di Desa Bosso.

“Kemudian saya di pangil pak Camat ke kecamatan dan menyampaikan bahwa, saya tanda tangan saja nanti camat yang bertanggungjawab jika terjadi segala sesuatu, tapi bukannya bertanggung jawab malah melarikan diri ke Bacan,” sesalnya.

Baca Juga  Camat P.Sidimpuan Utara Datangi Warganya Yang Sakit, Bukan Gizi Buruk

Selain itu, kata Minggus, Desa Bosso memiliki 5 anggota BPD, namun yang bertandatangan di surat tersebut hanya dirinya, bahkan anggota BPD lainya tidak mengetahui karena tidak ada rapat pembahasan proses pengusulan.

“Lebih tepatnya saya secara personal dipaksa tanda tangan,” imbunya

Minggus juga menambahkan bahwa “Pernah ada upaya untuk menyelesaikan masalah ini di Desa oleh Pithein Girato bersama dengan pihak keluarga perempuan, tetapi ini tidak selesai karena tidak melibatkan tokoh-tokoh adat dan tokoh agama. Bahkan masalah dugaan kepemilikan foto telanjang ini tidak dibuka secara jujur kepada keluarga perempuan dalam hal ini suami dan anak.

Bhkan, kata Minggus, Jika ini dibuka maka bisa terjadi konflik yang lebih besar, namun karena pertimbangan keamanan dan kekeluargaan, masalah tersebut kemudian tidak di teruskan lebih jauh untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Baca Juga  Pilkada Pematangsiantar 2020 Calon Tunggal, PASTI Unggul Telak dari KOKO

Untuk itu, sebagai Ketua BPD, dirinya bermohon kepada Pemerintah Daerah, berdasarkan usulan dan harapan masyarakat untuk memberhentikan Pithein Girato dari jabatan Kepala Desa.

“Jika itu dikabulkan maka suasana kembali normal,” pintanya

Tetapi kemudian saat pergantian Camat Gane Barat Utara yang baru yakni Haris E Arobi, kekacauan di Desa Bosso kembali terjadi. Haris E Arobi, terlihat berupaya mengembalikan Pithein Giarto yang sudah jelas bermaslah.

“Saya sangat jengkel dengan Camat Gane Barat Utara, Haris E Arobi, Dia sumber masalah besar bagi Desa Bosso. Saya memohon kepada Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba sebagai torang pe anak yang lahir dari kandungan adat Tobelo – Galela tolong lihat persoalan ini secara jelih,” pungkasnya

(FIK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Samosir Monitoring Kesiapan Berkebiasaan Baru Para Pengusaha Wisata

Berita

Bupati Tapsel : Perempuan Yang Berperan Aktif Sangat Diperlukan Dalam Memajukan Tapsel

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Tim Sahli Panglima TNI Bidang Wassus dan LH*

Berita

Pontianak Siap Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Berita

Personil Polsek Pontianak Utara dan Koramil 1207-01 Lakukan Pengamanan Giat Vaksinasi di PT. Sumber Alam

Berita

Penemuan Mayat Warga Negara Asing, Humas Polres Samosir : Diduga Meninggal Karena Penyakit Yang Dideritanya

Berita

Sehari Setelah Dilantik, Wakil Wali Kota Pematangsiantar Ikuti Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Bersama Pemprovsu

Berita

Dandim 1206/Psb terima kunjungan kerja kepala ATR/BPN Cab.Putussibau.