Home / Berita

Selasa, 16 Maret 2021 - 11:06 WIB

Satgas Pamtas Yonif 407 Amankan Enam PMI Non Prosedural*

Viewer: 420
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Kompasnasional.com. Kapuas Hulu, Selasa (16/3/21) – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 407/Padma Kusuma mengamankan enam orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui jalur Non Prosedural atau jalur tidak resmi wilayah perbatasan sektor timur, Kalbar.

Jalur tikus perbatasan kerap dijadikan baik itu Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun peredaran barang-barang ilegal dan Narkoba.

Diamankannya PMI Non Prosedural saat personel Pos melaksanakan kegiatan patroli keamanan di wilayah perbatasan terutama jalur – jalur tidak resmi.

Keenam PMI tersebut berinisial UG (53), SI (51), NR (42), MD (41), ND (3), dan MT (40). Masing-masing berasal dari daerah Lombok, NTB dan NTT,” ungkapnya.

Baca Juga  Gubernur Sutarmidji Meminta Bank Kalbar Syariah Harus Menyentuh Sektor UMKM

Bertempat di Kabupaten Kapuas Hulu, Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan mengatakan, pengawasan terhadap jalur-jalur Non Prosedural atau jalur tidak resmi yang ada di perbatasan Indonesia-Malaysia akan terus diperketat guna untuk mencegah segala bentuk kegiatan baik lalu lintas barang maupun orang secara ilegal.

Dengan melaksanakan patroli secara rutin, sambung Dansatgas, di sektor-sektor yang menjadi peluang para pelaku baik peredaran barang secara ilegal maupun PMI Non Prosesural serta Narkoba.

Dikatakan Dansatgas, Satgas Pamtas Yonif 407/PK bekerja sama dengan Instansi terkait di perbatasan, memastikan semua WNI yang masuk ke Tanah Air harus melalui rangkaian pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga  Pangdam XII/TPR Tinjau Pembangunan Ruang MRI dan CT Scan Rumkit Kartika Husada*

“Semuanya akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan dari Karantina Kesehatan, Imigrasi dan Bea Cukai,” terangnya.

Dansatgas menambahkan, keenam PMI tersebut bekerja di Malaysia, karena adanya kebijakan lockdown yang diberlakukan membuat mereka diberhentikan dari pekerjaannya, dan mengharuskannya untuk kembali ke Indonesia.

Selanjutnya, guna untuk pemeriksaan lebih lanjut, keenam PMI kemudian diserahkan kepada pihak Imigrasi kelas II Entikong Kab. Sanggau,” pungkas Dansatgas. (Pendam XII/Tpr)

Penulis : Abd. Rahman

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Peringati Hari Aktivitas Fisik Sedunia, Stakeholder Kecamatan Embaloh Hulu Berolahraga

Berita

Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih di Kalbar, Pangdam XII/TPR : Sinergi dan Kerjasama Terus Dilanjutkan*
Jokowi beri sambutan pembukaan KTT - G20 di Bali , Nusa Dua

Berita

Jokowi Resmi Buka KTT G20: Kita Harus Setop Perang

Berita

Gunakan Tandu, Satgas Pamtas 643 Evakuasi Ibu Hamil

Berita

DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT Kota P.Sidimpuan Ke- 20

Berita

Polres Kayong Utara Gelar Soft Launching Program Agro Sinergi Tani, TNI – Polri – Santri

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hadiri Pelaksanaan Kunjungan BNN-RI

Berita

PERGURUAN TINGGI CENDANA KEMBALI MENCETAK SEJARAH BARU