Home / Opini

Sabtu, 13 Februari 2021 - 20:23 WIB

Yusril: Demokrasi yang Bergantung Kekuatan Modal, Negara Akan Runtuh

Viewer: 394
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menyinggung sistem demokrasi Indonesia. Hal itu dia singgung saat mengutip pernyataan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) .

‘Jika demokrasi tidak jalan, pemerintah akan jatuh’ begitu pernyataan JK. Tetapi, Yusril memandang hal itu bisa juga terjadi sebaliknya, dimana jika demokrasi dijalankan maka negara yang akan runtuh.

“Persoalan mendasarnya adalah demokrasi yang bagaimana yang mau dijalankan. Dari dulu kita berdebat tidak habis-habisnya tentang konsep demokrasi kita,” ujar Yusril dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021).

Baca Juga  Temuan KPAI di Apel Ganyang Komunis: Anak-anak Merokok dan Berbagi Hisapan

Menurut dia, bongkar pasang konsep demokrasi tak selesai-selesai. Dimana, sistem dan rincian pelaksanaan pemilu lima tahun sekali yang kerap dibongkar pasang, sistem kepartaian juga begitu.

Kemudian, pemerintahan daerah juga sama, bongkar pasang yang tak kunjung selesai-selesai. Pengelolaan kekayaan negara antara pusat dan daerah juga sama, bongkar pasang terus.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menilai bahwa konsep demokrasi akhirnya menjadi permainan kekuasaan untuk melanggengkan kekuasaannya sendiri.

Baca Juga  Soroti Partai Demokrat, Akademisi UGM: Bubar Saja Rakyat Sudah Muak

Dimana, siapa kuat, dia menang dan berkuasa. Siapa lemah akan kalah dan tersingkir.
Demokrasi kita sekarang bergantung pada kekuatan baru: kekuatan uang dan modal. Apa demokrasi seperti ini yang mau dijalankan?” tandas dia.

Kalau demokrasi seperti itu tidak dijalankan pemerintah akan jatuh, ya mungkin saja. Tetapi jika demokrasi semacam itu dijalankan, maka negara yang akan runtuh,” tutup dia.(SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Selingkuh Penyebab Nomor Dua Perceraian, Apa Nomor Satunya

Berita

99 Kepala Daerah yang Jadi Pasien KPK

Arsip

Risma di Pilgub DKI, Antara Janji ke Surabaya dan Loyalitas ke PDIP

Opini

Aksi Blusukan Risma Ancam Citra Anies Baswedan dan Tokoh Nasional Lain

Berita

Sejarah Wabah Besar yang Melanda Dunia Setiap 100 Tahun (1720, 1820, 1920, 2020)

Opini

Anies Sebut Reklamasi Ancol Bisa Atasi Banjir, Pakar: Salah Besar

Arsip

TNI Yakin Bisa Bebaskan 10 WNI Dari Tangan Abu Sayyaf

Opini

DPR Sebut UU MLA Potensi Tarik Rp 10 Ribu Triliun dari Swiss