Home / Politik

Kamis, 4 Februari 2021 - 14:17 WIB

Demokrat, Ahmad Yahya Sebut Ada Pungutan yang Jadi Beban Partai di Daerah

Viewer: 466
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Ahmad Yahya selaku Mantan Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat membeberkan keluhan kader-kader partainya, khususnya berada di daerah.

Ahmad Yahya bahkan secara terang-terangan mengatakan, DPP Partai Demokrat meminta serta memungut iuran dari setiap fraksi yang ada di DPD dan DPC Demokrat.

Pungutan iuran di setiap fraksi yang dilakukan DPP Partai Demokrat dirasa menjadi beban bagi pengurus di daerah.

Bahkan langkah tersebut sebelumnya tidak pernah terjadi di era kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat seperti kepemimpinan Budi Santoso, alm Hadi Utomo, bahkan Anas Urbaningrum.

Baca Juga  Fadli Zon Bilang Korupsi itu Oli Pembangunan, Denny Siregar: Gara-gara Oli itu, Temannya Kepleset

“Lalu proses penentuan pasangan calon kepala daerah di provinsi, kabupaten/kota yang diusulkan Demokrat pada era Ketua Umum sebelumnya, diserahkan penuh kepada pengurus DPD dan DPC,” jelasnya.

Menurut Ahmad Yahya, DPP bahkan tidak memperhatikan usulan atau aspirasi daerah, baik itu aspirasi dari kabupaten maupun kota.

“Namun saat ini, sepenuhnya ditarik ke DPP dan tidak memperhatikan usulan atau aspirasi daerah khususnya kabupaten/kota,” jelasnya.

Baca Juga  Polisi Tolak Laporan Kubu Moeldoko Terhadap Andi Mallarangeng

Fakta lainnya, kader Demokrat menginginkan adanya perubahan yang lebih baik, mengingat kader Demokrat banyak yang gagal di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tempo hari lalu.

“Fakta lain adalah hasil Pilkada banyak yang gagal sehingga kader Demokrat di daerah berharap dapat dipimpin figur yang sudah matang, memiliki ekstra kemampuan kepemimpinan, pengalaman dan ketokohan untuk mengembalikan kejayaan Demokrat seperti di tahun 2009,” ungkapnya.
(PR/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

Ansor Jatim: Khofifah Layak Jadi Kandidat Capres 2024

Politik

Marzuki Alie: Pak Jokowi Jangan Marah, Nanti Sakit, yang Rugi Rakyat

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Politik

Hamzah Haz Khawatir PPP Hilang di Pemilu 2024

Politik

Gatot Nurmantyo Ingin Maju Capres Lewat KAMI? Ari: Eranya Sudah Selesai

Politik

Karir Politik Gus Ipul: Menteri, Wakil Gubernur, Wali Kota

Berita

Kelak Memimpin Siantar Ir Asner Silalahi Akan Tanggapi Harapan Masyarakat

Politik

Tak Direstui Megawati Jadi Calon Presiden 2024, Ganjar Berpotensi Dicalonkan Parpol Lain