Viewer: 7264
0 0

Home / Politik

Rabu, 18 November 2020 - 16:39 WIB

Unggah Video Rizieq Bicara Penggal Kepala, Jimly: Ceramah Penuh Kebencian

Viewer: 7265
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional | Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengomentari soal rekaman video Habib Rizieq Shihab karena dianggap menyebarkan kebencian.

Dalam rekaman video yang diunggah melalui akun Twitter @JimlyAs pada Rabu (18/11/2020), tampak Habib Rizieq sedang berceramah. Di depan para jemaah, Rizieq meminta agar pelaku-pelaku yang menghina Islam hingga ulama diproses oleh aparat kepolisian. Jika tidak, Rizieq mengancam akan ada pemenggalan seperti yang terjadi di Prancis.

“Kepada pemerintah khususnya kepolisian kita kasih tahu kalau enggak mau terjadi peristiwa di Prancis, penghinaan nabi dipenggal, saudara, tolong kalau ada laporan penista-penista agama proses dong, betul?,” kata Rizieq.

Baca Juga  Din Syamsuddin, Rocky Gerung dkk Bentuk Koalisi Selamatkan Indonesia

Pemenggalan yang dimaksud terjadi kepada seorang guru di Prancis bernama Samuel Paty pada Oktober 2020. Kepalanya dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya.

Rizieq ingin agar pihak kepolisian mau memproses orang-orang yang telah menghina nabi, Islam dan ulama. Kalau tidak, ia mengancam tragedi pemenggalan kepala seperti yang terjadi di Prancis akan dilakukan di Indonesia.

Yang menghina nabi, menghina Islam, menghina ulama, proses, betul? kalau tidak diproses jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalanan. Takbir! Takbir!,” ucapnya

Baca Juga  KPU Ingatkan Suket tidak Berlaku Lagi

“Siap bela nabi? Siap bela nabi? Siap mati untuk rasulullah? Takbir!,” teriak Rizieq di depan para pengikutnya.

Jimly pun mengomentari isi ceramah Rizieq tersebut. Menurutnya ceramah Rizieq mengandung unsur kebencian dan permusuhan. Ia menganggap aparat keamanan bakal menindaknya.

“Ini contoh ceramah yang bersifat menantang dan berisi penuh kebencian dan permusuhan yang bagi aparat pasti harus ditindak,” kata Jimly.

“Jika dibiarkan provokasinya bisa meluas dan melebar. Hentikan ceramah seperti ini, apalagi atasnamakan dakwah yang mesti dengan hikmah dan mau’zhoh hasanah,” tambahnya. (SJI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
89 %
Surprise
Surprise
11 %

Share :

Baca Juga

Politik

Respons Keras Aktivis ’98 Soal ‘Jokowi End Game’: Dalang Aksi Ini Tak Punya Empati…

Politik

Tanggapi Fadli Zon, Irma Suryani: Bukannya Menyantuni Malah Bikin Puisi Basi

Politik

Analisa Pakar: Ganjar Terganjal Puan di Pilpres 2024

Berita

Kelak Memimpin Siantar Ir Asner Silalahi Akan Tanggapi Harapan Masyarakat

Politik

MakzulkanJKWBubarkanPDIP Trending, RUU HIP Dituding Ide Megawati

Politik

Fadli Zon Dilaporkan, Ferdinand: Kalau Polri Tindak Lanjuti akan Banyak Fakta Terbuka

Politik

Demokrat Kubu Moeldoko Laporkan Andi Mallarangeng ke Polda Metro

Politik

Mas AHY, Anda Nggak Pantas Jadi Ketum Demokrat, Marzuki Alie Bilang yang Cocok Banget Mas Ibas