Tapanuli Tengah | Kompasnasional.com – Sejumlah warga Desa Binjohara Uruk, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara kecewa dengan pelayanan Unit PLN Barus yang terkesan melalaikan kepentingan masyarakat.
Kekecewaan tersebut disampaikan langsung oleh Junaedi Barasa salah satu pelanggan PLN yang mengaku telah melakukan permohonan pemasangan baru terhadap petugas PLN, namun karena merasa terlalu mahal, Junaedi Barasa memutuskan untuk mendatangi langsung kantor Unit PLN Cabang Barus. Namun pihak PLN Barus menyarankan untuk melakukan registrasi Online sejak bulan Agustus 2020 lalu, namun hingga kini masih belum terealisasi.
“Waktu kami ajukan sama petugas PLN harganya Rp 1.600.000 hingga Rp. 2.000.000 belum termasuk biaya instalasi, jadi ke kantor Unit PLN Cabang Barus pada tanggal (4/8/2020) lalu. Sampai disana saya disaran memesan melalui situs Online dan saya pun registrasi melalui situs resmi PLN dan berhasil, pada tanggal (19/8/2020) kita lakukan pembayaran,” kata Junaedi, Rabu (21/10/2020).
Junaedi menjelaskan, setelah melakukan pembaran melalui BANK BRI Cabang Manduamas ke Rekening Mandiri atas nama Lisdon Petrus Tumanggor.
“Setelah saya transfer selanjutnya saya tanyakan berapama akan terealisasi dan dilakukan pemasangan melalui cal center PLN dan mereka bilang biasanya 5 hari kerja jika memerlukan perluasan jaringan, 15 hari kerja apabila memerlukan pemasangan tiang, dan 25 hari kerja jika diperlukan pembangunan trafo, tapi anehnya sekarang sudah dua bulan lebih belum ada terealisasi,” ungkap Junaedi Barasa kesal.
Junaedi berharap pihak PLN secepatnya merealisasikan meteran listrik yang telah ia pesan sejak bulan Agustus lalu.
“Kenapa meteran yang sudah saya bayar 2 bulan lalu itu hingga kini masih belum direalisasikan, padahal kami sangat membutuhkan. Janji hanya 25 hari paling lambat, tapi ini sudah 2 bulan belum juga ada. Saya mohon kepada pihak PLN tolonglah, jangan di bodoh bodohi kami ini,” ujarnya.
“Ini sangat saya herankan, apakah meteran saya itu sudah sampai di Kantor Unit PLN Cabang Barus atau belum, atau pihak kantor Unit PLN Cabang Barus yang terkesan lalai, saya tak tau, yang penting saya sangat berharap agar meteran itu segera dipasangkan,” sambung Junaedi Barasa.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas kantor Unit PLN Cabang Barus masih belum dapat dikonfirmasi.






