Viewer: 846
0 0

Home / Berita

Rabu, 9 September 2020 - 15:24 WIB

Edi Minta Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas 1 Lebih Fungsional

Viewer: 847
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

Sudah Masuk Tahap Pembebasan Lahan dan Desain
 
 
Kompas Nasional | Pontianak Kalbar- Rencana Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I sudah masuk dalam tahap pembebasan lahan dan penyempurnaan desain.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, saat ini pembebasan lahan dilakukan di wilayah Pontianak Selatan dan Timur.

Ia berharap Duplikasi Jembatan Kapuas I nantinya lebih fungsional dengan memanfaatkan lahan yang ada.

Dengan dibangunnya Duplikasi Jembatan Kapuas I, maka persoalan kemacetan lalu lintas di Kota Pontianak satu-persatu terpecahkan, terangnya usai mendengarkan presentasi pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I oleh Konsultan Perencana, Rabu (9/9).

 
Ia menambahkan,apabila proses pembebasan lahan sudah selesai maka proses pengerjaan fisiknya tahun depan sudah bisa berjalan. Total anggaran untuk konstruksi diperkirakan mencapai Rp400 miliar. Dari hasil pemaparan pihak konsultan perencana, dijelaskan terkait struktur maupun trase atau alinyemen jembatan dan jalan duplikasi Jembatan Kapuas I.

Baca Juga  KPU Gelar Coklit Serentak Hari Ini

Kita menginginkan Duplikasi Jembatan Kapuas I ini bersifat fungsional sehingga tidak banyak dampak yang akan ditimbulkan, katanya.

 
Menurutnya, layaknya jalan penghubung terus terkoneksi hingga Jembatan Landak sehingga dari simpang Hotel Garuda Kecamatan Pontianak Selatan hingga simpang Jalan Gusti Situt Mahmud Kecamatan Pontianak Utara bisa selesai dua jalur berikut penataannya.
 
 
Terkait desain pembangunan jembatan, Edi menjelaskan pembangunan jembatan akan mengikuti jembatan eksisting yang ada sekarang ini.

Sehingga tidak begitu ada perubahan namun kita meminta lebih bagus dan sempurna supaya lalu lintas lebih nyaman, imbuhnya.

 
Terkait pembebasan lahan, total anggaran yang dialokasikan senilai Rp46 miliar.

Secara keseluruhan proses pembebasan lahan telah mencapai 30 persen.

Baca Juga  Bupati Tapsel : Keramahan Masyarakat Bukittinggi Tak Kalah Dengan Tapanuli Selatan

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menargetkan penyelesaian pembebasan lahan diperkirakan pada September hingga Oktober.

Saat ini, lanjut Edi tim appraisal, yang bertugas menaksir nilai properti, telah mulai bekerja.

Dalam tempo dua pekan ditargetkan sudah ada hasil penilaian dari tim appraisal.

Sehingga bisa dilanjutkan pembayaran ganti rugi kepada masyarakat yang lahannya terdampak pembangunan,jelasnya.

 
Tahap pertama pada sisi wilayah Selatan sudah dilakukan penilaian dan sebagian juga sudah ada yang dibayarkan untuk pembebasan lahannya.

Sementara tahap kedua masih menunggu penilaian yang dilakukan tim appraisal.

Peta bidang juga telah didapatkan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sehingga harapan kita bisa lebih cepat dan segera dilaporkan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, ungkapnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Jaksa Agung RI Mengapresiasi Kejati Kalbar Dalam Penyelamatan Aset Milik Pemprov Kalbar Senilai Rp. 2.795.525.550.000.

Arsip

Mereka Dulu Mencibir, Sekarang Puja-puji Sri Mulyani

Berita

Resmikan Tower Baru RSUD Soedarso, Presiden Tekankan Pentingnya Peningkatan Sistem Kesehatan di Tanah Air

Berita

Gubernur Kalbar Sutarmidji : Publik Speaking Di perlukan Dalam Kepemimpin

Berita

Heboh Humbahas: 6 Pejabat Eselon II Mundur Serentak, Ada Apa di Balik Kepemimpinan Bupati Oloan Nababan?

Berita

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Disdik Pematangsiantar Terbitkan Surat Edaran Terbaru Tentang PTM Diubah Jadi 50 Persen

Berita

Hasil Pengundian Nomor Urut Cagub dan Cawagub Sumut 2018-2023

Berita

Prosesi Jajar Hormat Digelar Sambut Kedatangan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro