Viewer: 1046
0 0
Viewer: 1047
0 0

Home / Berita

Kamis, 3 September 2020 - 09:57 WIB

Inovasi Gubernur Kalbar Masker Warna Warni Untuk Siswa Selama Sekolah

Viewer: 1048
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

KOMPAS Nasional.com | Pontianak Kalbar – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) mengajukan pemakaian masker warna-warni bagi siswa yang akan melakukan tatap muka dalam waktu dekat.

Usulan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, melalui virtual di Data Analityc Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (2/9/2020).

“Nanti anak-anak yang sekolah itu saya ingin siapkan mereka masker yang warnanya nanti akan ditentukan pemakaian hari apa saja, misalnya hari senin warna putih, hari selasa warna hitam, hari rabu warna hitam.

Baca Juga  Kedatangan KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman,S.E., M.M di Entikong disambut Forkompinda kab Sanggau.

Jangan sampai satu masker di pakai selama seminggu, itu justru membahayakan mereka (siswa_red),” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji.

Selain itu, dalam jangka waktu tertentu dirinya akan memerintahkan instansi terkait dalam penangan Pandemi Covid-19 untuk melakukan rapid tes kepada siswa dan guru yang belajar tatap muka.

“Kita pastikan jangka waktu tertentu akan dilakukan rapid tes bagi siswa dan tes swab bagi guru supaya kita pastikan tidak ada terjadi clauster baru Covid-19 sebagaimana disampaikan pak Mendagri dalam vicon tadi,” tuturnya.

Sedangkan untuk dana BOS,  dirinya meminta pihak sekolah untuk tidak takut lagi penggunaan anggaran tersebut untuk kepentingan Covid-19, namun penggunaan anggaran tersebut transparan dan akuntabel serta pihak sekolah tidak mencari untung.

Baca Juga  Anggota Piket Polsek Batang Tarang Sambangi Warga Saat Patroli malam Dan Berikan Imbauan Kamtibmas

“Guru jangan takut lagi untuk belanja kepentingan covid-19 dari dana BOS itu demi keamanan siswa dalam mencegah virus covid-19.

Asal, jangan ada niat mencari untung, mark up harga, fiktif dalam anggaran yang dikeluarkan itu jelas tidak boleh.

Kalo betul-betul dibelanjakan dengan benar demi kepentingan keselamatan anak disekolah saya akan bela apapun yang terjadi, tapi kalo ada niat tidak baik saya marah,” tegasnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Kapok Sahli dan Kakumdam*

Arsip

Ngaji Depan Syeikh, Wirda Mansur Tiba-tiba Dicium Pria Ini

Berita

Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Kembali Amankan 9 orang WNI diduga PMI Non Prosedural di Wilayah Perbatasan

Berita

Peringatan HKN ke-57, Wali Kota Edi Sebut Pejuang Kesehatan Berhasil Kendalikan Covid-19

Berita

Bupati Bersama Wakil Bupati Samosir Monitoring Proyek Penataan Kampung Ulos Huta Raja dan Huta Siallagan DPSP Danau Toba

Berita

Pengukuhan Komunitas Melayu Berbudaya(KMB) di Hadiri Wagub Kalbar

Berita

Enam Polisi Jadi Tersangka Terkait Tahanan Tewas, Mabes Polri Sebut Kanit Ikut Terlibat

Berita

Babinsa Koramil 1208-04/Jawai Cek Posko PPKM