Home / Berita / Medan / Reviews

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:36 WIB

Dahsyatnya Erupsi Sinabung Membuat Petani Karo Terancam Gagal Panen

Ilustrasi sumber: Satu harapan

Ilustrasi sumber: Satu harapan

Viewer: 634
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

KompasNasional.com, Medan | Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Medan, Sumatera Utara (Sumut) kembali meletus. Akibat letusan ini, sejumlah kawasan di kaki Gunung Sinabung sempat gelap gulita karena tertutup hujan abu vulkanik yang cukup pekat.

Sejauh ini sebanyak empat kecamatan tertutup abu vulaknik. Di antaranya Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Payung, Kecamatan Naman, Kecamatan Tigabinanga, Kecamatan Kutabuluh dan Kecamatan Juhar.

Warga di empat kecamatan tersebut untuk sementara diminta tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Ngatur Sembiring salah seorang warga mengatakan, kondisi di luar rumah sangat pekat dan tidak memungkinkan melakukan aktivitas.

“Pekat sekali abunya, enggak mungkin bisa beraktivitas. Ke ladang juga percuma karena enggak bisa kerja,” ungkap Ngatur, Selasa (19/2/2018) kepada iNews.id.

Ngatur juga mengatakan, sejumlah tanaman miliknya dipastikan gagal gagal panen akibat tebalnya paparan abu vulkanik. “Rusak parah tanaman aku ini. Tebal sekali soalnya abunya, pasti gagal panen semua,” ungkapnya.

Baca Juga  Tumbuhkan Kreativitas Siswa-siswi SD Perbatasan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Ajarkan Kerajinan Tangan.*

Diketahui, lahan Ngatur yang ditanami tomat seluruhnya ditutupi abu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Sinabung. “Kalau gagal panen kami bisa rugi hingga Rp30 juta,” katanya.

Senada dengan Ngatur, Edison Purba yang merupakan warga Desa Batukarang juga mengalami hal serupa. Seluruh ladang miliknya yang tengah ditanami cabai dipastikan gagal panen. Menurut Edison akibat dari erupsi ini dia mengalami kerugian sekitar Rp10 juta rupiah.

“Baru tanam cabai aku, masih setinggi 30 cm tinggi pohonnya. Kalau gini tebalnya pasti mati. Mau gak mau harus tanam ulang. Berarti harus beli bibit lagi. Tambah modal lagi,” ucap Edison.

Petugas pemantau Gunung Sinabung Armen Putra mengatakan, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut meletus dengan tinggi kolom erupsi mencapai 5.000 meter, amp 120 mm yang diikuti gempa selama 607 detik. Erupsi juga mengakibatkan semburan awan panas di sektor selatan-tenggara sejauh 4.900 meter sedangkan sektor tenggara-timur sejauh 3500 meter.

Baca Juga  13 guru korban kejahatan kelompok bersenjata Papua Berhasil di evakuasi Aparat Kodam XVII Cenderawasih

“Akibat erupsi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyakaraat untuk tidak keluar rumah karena akan ada hujan abu tebal yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Naman, Kecamatan Payung dan Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Berastagi, dan Kecamatan Kabanjahe,” kata Armen.

Melihat tingginya aktivitas gunung sinabung, Armen juga mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 KM dari puncak, dan dalam jarak 7 KM untuk sektor selatan-tenggara, jarak 6 KM untuk sektor tenggara-timur, serta 4 KM untuk sektor utara-timur dari gunung Sinabung. “Aktivitas Gunung Api Sinabung masih sangat tinggi, untuk masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekat dan memasuki zona merah yang telah di tetapkan PVMBG,” ucapnya.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Kepala Seksi di Kejari Halsel Berganti

Berita

53 Personil Polres Sanggau Naik Pangkat

Berita

Tandatangani KUA PPAS APBD Perubahan Tahun 2021, Ini Kata Bupati Halsel

Berita

Jokowi Lantik Ratusan Lulusan Akmil dan Akpol di Istana Merdeka

Arsip

Kapolda Metro sebut dua pria ini 90 persen terlibat penyiraman Novel

Berita

Bupati Sintang, Jarot Buka Kejuaraan Voli Antar Desa Se-Kayan Hulu

Berita

TERPAPAR 59 ORANG, PEMKAB TOBA HIMBAU WARGA PATUHI PROKES COVID-19

Berita

Kabareskrim Mabes Polri Harus Senior & Profesional