Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Internasional / Reviews

Senin, 4 September 2017 - 13:48 WIB

Pemerintah Korsel diminta bikin senjata nuklir sendiri buat hadapi Korut

Viewer: 588
0 0
Terakhir Dibaca:49 Detik

kompasnasional.com – Media Korea Selatan hari ini menyerukan pemerintah untuk membangun senjata nuklir sendiri buat menghadapi ancaman Korea Utara yang kemarin baru menguji coba lagi senjata nuklirnya.

Laman Channel News Asia melaporkan, Senin (4/9), dalam perjanjian dengan Amerika Serikat pada 1974, Korea Selatan dilarang membangun senjata nuklir sendiri. Saat ini ada sekitar 28.500 tentara AS bercokol di Korsel sebagai bentuk kerja sama militer dan perlindungan dari serangan Korut.

Baca Juga  Walikota Buka Acara Sosialisasi Harmonis Antar Umat Beragama Tingkat SLTA Se Kota Padangsidimpuan

“Ketika senjata nuklir bergemuruh di atas kepala, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan perlindungan dari AS,” kata editorial koran Donga Ilbo hari ini.

AS menempatkan sejumlah senjata nuklirnya di Korsel setelah Perang Korea 1950-1953 tapi kemudian menarik semuanya pada 1991 setelah Korut dan Korsel sepakat berjanji membuat Semenanjung Korea bebas nuklir.

Baca Juga  Jalin Silaturahmi, KONI Asahan dan Pengurus Buka Bersama

“Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk patuh pada kesepakatan itu,” kata koran Donga Ilbo.

Menyusul uji coba keenam kali senjata nuklir Korut kemarin, Presiden Korsel Moon Jae-In meminta AS menempatkan senjata paling ampuhnya untuk dikerahkan melawan Korut (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel Salurkan 100 Paket Daging Kurban ke Desa Siuhom

Berita

H Dolly Pasaribu, S.Pt, MM menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Sosialisasi UU No.18/2017 BP2MI

Berita

Ketua MUI Kalbar: Masyarakat Wajib Dukung PPKM Darurat Di Kalbar

Berita

Ancam Boikot Pilkada 2020, APMG Sebut Pernyataan Koordinator FPKG Keliru

Berita

Rapat Koordinasi Dana Desa Poring Terjadi Kericuhan *

Berita

Kapolres Kapuas Hulu Hadiri Pemakaman Ketua Bhayangkari Ranting Embaloh Hulu

Berita

Prajurit Satgas Yonif 645/Gty berhasil menggagalkan 6 orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural di jalur tidak resmi Jagoi Babang Kab. Bengkayang Kalbar

Berita

Keterbatasan Guru, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Jadi Tenaga Pendidik Di Sekolah Perbatasan.