Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Nasional / Reviews / Teknologi

Senin, 31 Juli 2017 - 11:36 WIB

Penemu Listrik Cilik, Rebutan, dan Ancaman

Viewer: 764
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 59 Detik

kompasnasional.com – Mengapa penemuannya menyentak bangsa bahkan dunia? Lalu, apa yang membuat heboh dan jadi rebutan?

Iya, dunia! Ternyata bukan hanya negeri ini yang sempat melihatnya. Setidaknya ada tiga negara yang diam-diam melirik siswa yang pada usia 11 tahun ini berhasil menemukan listrik dari cara yang sangat sederhana.

Jerman, Turki, dan Brunei Darussalam mengirim perwakilan negaranya untuk langsung bertemu dengan orang tua Naufal Raziq. Fakta ini saya dapatkan langsung dari hasil wawancara saya dengan Ayah Naufal, Supriaman.

Saya bertanya, bagaimana mereka mengirim perwakilan dan apa yang mereka sampaikan?

Supriaman mejawab, masing masing perwakilan negara datang ke rumah dalam rentang waktu beberapa bulan. Mereka menemui langsung Supriaman dan meminta agar Nuafal bisa belajar di negaranya suatu hari kelak.

Salah satu universitas di Jerman, misalnya, meminta agar Naufal kuliah di Jerman setelah lulus SLTA. Supriaman lupa nama universitas yang dimaksud.

Kebetulan, salah satu staf pengajar di Jerman itu adalah warga Aceh. Ia menghubungi keluarganya di Aceh untuk bertemu dan berbicara dengan Naufal.

Sementara Turki dan Brunei, menurut Supriaman, berkomunikasi melalui utusannya masing masing.

Penemuan yang menyentak

Kiprah Naufal Raziq memang menyentak. Ia menemukan listrik dari getah pohon kedondong pagar. Naufal menerima banyak penghargaan.

Baru baru ini Naufal diajak menemui Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk berbincang. Naufal di boyong ke Banda Aceh, menemui Panglima.

Baca Juga  KPK Periksa Wagirin Arman dan Guru Besar Unimed

Ia juga menerima beasiswa dari PT Pertamina EP. Sebelumya, kementerian Agama juga menawarkan beasiswa untuk Noval yang bersekolah di Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) di Langsa, Aceh.

Lalu apa yang heboh, sehingga membuatnya jadi rebutan?

Jawaban adalah listrik yang ia temukan, dari cara yang sangat mudah!

Temuan yang mengancam

Tak penting sesungguhnya usia Naufal. Siapapun yang menemukan listrik jenis ini pasti jadi rebutan. Karena mudah, bermanfaaat, dan mengancam.

Mengancam? Iya!

Sejak minyak bumi menjadi energi utama lebih satu abad lalu, hingga kini peradaban manusia terus berupaya mencari sumber energi itu.

Minyak bumi adalah energi fosil yang membutuhkan waktu jutaan tahun untuk pembentukannya. Amat mustahil menciptakan minyak bumi dalam waktu cepat, sementara sumber daya alam ini semakin hari semakin menipis jumlahnya.

Berlomba-lombalah manusia menemukan sumber energi baru yang bisa dengan cepat diperbaharui. Tersebutlah matahari, air, dan bahkan angin.

Namun setidaknya ada dua kendala dari ketiga energi ini, pertama biaya infrastrukturnya yang tinggi, dan kondisi alam yang tak tentu. Di luar wilayah khatulistiwa, matahari tak bersinar sepanjang tahun.

Sementara untuk air, seringkali kita mendengar debit air yang turun dan memengaruhi pasokan listrik yang dihasilkan.

Energi abadi dari pohon kedondong

Lalu apa kelebihan pohon? Saya datangi dan saksikan sendiri bagaimana listrik dihasilkan dari getah pohon kedondong yang diserap oleh kain, disalurkan menjadi elektroda, dan menghasilkan listrik.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Terima Kunker Tim Litbang Kemenkes RI

Anda tahu? Listrik ini abadi selama pohon itu hidup!

Saya melihat pula setiap satu lubang dari pohon ini menghasilkan satu volt tegangan listrik. Dalam satu pohon bisa dibuat beberapa lubang.

Kuncinya, semakin besar pohon semakin banyak lubang yang bisa dibuat. Semakin besar pohon, semakin stabil listrik yang dihasilkan karena getah pohon itu mengalir lebih banyak ketimbang pohon yang lebih kecil.

Yang mengagumkan, pohon sama sekali tidak terganggu kehidupannya. Ia tetap hidup subur!

Tentu saja temuan ini bakal mengancam peradaban energi fosil. Negeri penguasa energi fosil yang menguasai dunia selama lebih dari satu abad dan mendapatkan keuntungan spektakuler darinya tentu tak akan tinggal diam.

Temuan ladang minyak baru di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya yang membuat harga minyak turun saja sudah membuat dunia kerepotan dan berimbas pada kondisi ekonominya.

Apalagi temuan awal Naufal, yang meski perlu banyak pengembangan, menjadi awal revolusi energi baru di dunia.

Jika sebelumnya kita mendengar nama Michael Faraday, Thomas Alva Edison, dan Nikola Tesla, saya berharap suatu saat anak cucu kita mengenal Naufal Raziq asli Indonesia! (kmps|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Berita Duka, Rudi Hartono Meninggal Dunia, Kami Ikut Berbelasungkawa

Berita

Bupati Kapuas Hulu Melonching Layanan Pembayaran PBB dan BPHTB online

Berita

Gubernur Kalbar Serahkan Mobil Ambulans Secara Simbolis Ke Bupati Sambas

Berita

Babinsa Koramil 01/Sambas Semangat Bantu Warga Binaan Gali Saluran Pembuangan Air ( Parit )

Berita

1st Date Choices You Can Use Online

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Warga Wujudkan Kemanunggalan Karya Bhakti Bersihkan Lingkungan Di Perbatasan

Berita

Jokowi Ngawur, Warga Dilarang Mudik Kok 500 TKA China Diizinkan Masuk

Berita

Forkopimda Kabupaten Samosir Melaksanakan Gerakan Gempur Covid-19 Secara Serentak di Wilayah Kabupaten Samosir