Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Internasional / Reviews / Teknologi

Sabtu, 29 Juli 2017 - 16:18 WIB

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Viewer: 681
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

kompasnasional.com – Asgardia tengah diperbincangkan khalayak. Walau baru sebatas konsep, nama tersebut akan menjadi sebuah negara yang akan berdaulat di luar angkasa. Lantas, bagaimana bisa sebuah negara berdiri di luar Bumi? 

Seperti dijelaskan pendiri Asgardia Igor Ashurbeyli, negara tersebut akan bertempat di sebuah wahana antariksa–ia menggambarkannya seperti Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS, International Space Station), dengan ukuran yang lebih megah.

Wahana bisa menampung setidaknya 150 ribu jiwa, dan dirancang oleh ahli-ahli antariksa dari Kanada, Rumania, Rusia, dan Amerika Serikat (AS). Namun, ke depannya Ashurbeyli ingin menambah ruang wahana Asgardia agar bisa menampung hingga 1,5 juta jiwa. Apakah rencana itu bisa direalisasikan?

Ashurbeyli menjelaskan, untuk saat ini Asgardia memang sudah membuka pendaftaran calon Asgardian–julukan untuk para calon penduduk Asgardia. Cuma, untuk sekarang Asgardia baru bisa menampung hingga 150 ribu jiwa.

Baca Juga  Dolly-Rasyid Ditetapkan Jadi Bupati/Wakil Bupati Tapsel Terpilih Priode 2021-2024

Memang, bukan perkara mudah seperti membalikkan telapak tangan bagi Ashurbeyli untuk bisa mendirikan negara di luar angkasa dengan lebih dari satu juta jiwa.

Untuk bisa mengajak sekitar 1,5 juta jiwa pun, ia butuh sokongan dana dari sejumlah pihak. Dana tersebut sudah pasti ditujukan untuk pembangunan wahana raksasa Asgardia.

Ilmuwan asal Rusia ini mengungkap, pendanaan hampir memasuki tahap akhir putaran pertama. Pendanaan pertama didapat dari perusahaannya sendiri, Aerospace International Research Center. Adapun jumlah dana yang dibutuhkan olehnya saat ini berkisar di US$ 100 miliar (setara dengan Rp 1331 triliun).

“Jika dibayangkan, wahana raksasa Asgardia akan lebih besar dari ISS. Karena kami menargetkan ingin membawa 1,5 juta jiwa ke dalam wahana tersebut,” ujar Ashurbeylum sebagaimana dilansir Earth Sky pada Kamis (27/7/2017).

Ia melanjutkan, dana itu akan digunakan untuk pengembangan gagasan demokrasi yang akan diusung Asgardia, termasuk pengembangan infrastruktur di dalam wahana, pemilihan bendera Asgardia, hingga merancang lagu kebangsaannya.

Baca Juga  Foto Viral, Aipda Ismi Amankan Sengketa Pilkada Sambil Pangku Anaknya yang Tertidur

Layaknya negara-negara Bumi, Asgardia juga akan membentuk pemerintahan demokrasi berdasarkan hukum. Warga negara Asgardia pun nanti diminta untuk turut andil memberikan suara demi sistem perumusan dasar konstitusi negara tersebut.

Tujuan dibangunnya Asgardia didasari tiga asas utama dari aspek ilmu alam dan teknologi. Pertama, Asgardia didirikan untuk menjamin kehidupan antariksa secara damai. Kedua, Asgardia hadir untuk melindungi Bumi dari ancaman objek luar angkasa, seperti komet, badai matahari, dan masih banyak lagi.

Asgardia akan menjadi wilayah yang demokratis, warga negara pun diberikan kebebasan untuk berkreasi dengan teknologi buatan mereka.

Mereka bahkan diberikan kesempatan untuk menciptakan ilmu pengetahuan luar angkasa ke negara-negara berkembang yang belum memiliki akses (lptn|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Cabdis Siantar Akan Gelar Simulasi PTM Dua sekolah SMA di Simalungun

Berita

Keren, Komunitas Bhayangkara Jips Sanggau (BJS) Serahkan Bansos Peduli Masyarakat di Masa Pandemi

Berita

Tinjau Vaksinasi se-Indonesia, Kapolri Saksikan Gubernur Maluku Utara Divaksin

Berita

KPU Hibahkan 575 Unit Thermo Gun ke Pemko Siantar

Berita

Walikota P.Sidimpuan Buka Pembentukan Pangkotrad

Berita

Walikota Tinjau Langsung Tes Penerimaan P3K Formasi Guru Kota P.Sidimpuan

Berita

Dalam Rangka Meminimalisir Gangguan Kambtibmas Jelang Ramadhan dan Idul Fitri Polres Melawi Gelar Operasi Pekat*

Berita

Selamat Dan Sukses Sejumlah 13 Peserta Didik Alumni SMAN 6 Pematangsiantar Lulus Masuk PTN 2021