Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Selasa, 6 Desember 2016 - 16:52 WIB

Hasil Bertani Kopi Memuaskan

Viewer: 551
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

kompasnasional.com | GAYO LUES
Dengan terbitnya Petani Kopi Tunes Porang, Kopi Arabika Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh menimbulkan semangat baru ditengah masyarakat Desa Porang di Kabupaten Gayo Lues. Salah satu contohnya Petani Tunes Porang yang bertani di Pungke Jaya Kecamatan Putri Betung, kini sudah mulai menikmati hasilnya.

Hal itu sesuai dengan pengakuan Kaiman (35) salah satu petani Kopi Arabika, Rabu (30/11/2016) mengungkapkan sebagai petani kopi sudah dijalani beberapa tahun lamanya dengan semangat mandiri.

“Kini kami membutuhkan batuan dari pemerintah daerah agar dapat menyalurkan bantuan berupa bibit Kopi bersertifikat, mesin penggiling Kopi, semprot dan alat lainnya kepada kami,” pintanya.

Agen Kopi Desa Porang Adan Aman Rahul (32) didampingi Amru Aman Rohana (39) selaku petani Kopi menyebutkan, alhamdulilah dalam bebarapa pekan ini sudah mulai merasakan hasil dari memanen Kopi.

“Kami selaku petani kopi berharap kepada Masyarakat Gayo Lues agar sebanyak-banyaknya menanam Kopi. Kami yakin ketika ini terus menjadi trend di tengah-tengah masyarakat, maka tiga tahun ke depan akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Gayo lues,” ujarnya.

Tambah Adan Aman Rahul ke depan pemerintah harus menimbulkan ide mendorong Petani kopi terus menanam kopi dengan kualitas terbaik hingga akan meningkatkan harga jual.

“Kesejahteraan para Petani adalah ketika kopi Arabika dikenal oleh masyarakat dunia sebagai kopi terbaik,” ujarnya.

Disampaikan, banyak masyarakat yang telah membuktikan nikmatnaya hasil kopi seperti masyarakat Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, yang mana hasil kopi mereka sekarang sudah sangat dikenal dan mendunia.

Melihat peningkatan hasil Petani Kopi tersebut, maka ada baiknya di kabupaten Gayo Lues yang mempunyai Tanah Kaya unsur hara itu dijadikan sebagai komoditi Kopi sebagai profil Petani Gayo Lues, bahkan masyarakat yang tidak memenuhi syarat untuk pertanaman Kopi Arabika meminta kepada Pemerintah Daerah agar dapat membantu Modal bertani bagi para Petani kopi.

“Inilah yang kita lihat, muncul semangat yang baru. Meskipun kekurangan biaya, namun Petani bersemangat membudidayakan tanaman kopi,” ungkapnya (Alfi S)

Baca Juga  Kisah Umar Patek Nikahi Anak Pendeta Hingga Jadi Mualaf
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Melawi Gelar Bakkes Serentak di Indonesia Sambut HUT Bhayangkara ke-76

Berita

JELANG PILKADA, BUPATI ASIP AJAK WARGA JAGA KEHARMONISAN.

Berita

Komandan Kodim Sambas Bersama Forkopimda Tinjau Vaksinasi Di Kecamatan Pemangkat

Nasional

Nadiem Makarim Targetkan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Juli, Pakai Sistem Rotasi

Berita

Antisipasi Karhutla Dan Covid-19, Polres Kapuas Hulu Gelar Rakor Bersama Perusahaan Bidang Perkebunan

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir (5/1/2021) : Kumulatif 68 Kasus, Konfirmasi Positif Aktif 5 Kasus

Arsip

LIONS CLUBS Medan GOLDEN ESTATE KEMBALI MELAKSANAKAN BAKTI SOSIAL PENANAMAN 100 POHON

Berita

Bina Sikap Mental Dan Mandiri, Siswa SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar Gelar Aksi Long March Siantar – Tigaras