Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Sabtu, 30 Juli 2016 - 14:06 WIB

Misteri Liang Kubur Freddy Budiman Digenangi Air

Viewer: 1022
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Gembong narkoba jaringan China-Indonesia, Freddy Budiman sudah dieksekusi mati oleh regu tembak di Nusa Kambangan, Jumat (29/7) dini hari. Sebelum meninggal, dia mempunyai beberapa pesan untuk keluarganya. Freddy ingin dimakamkan di Surabaya, tanah kelahirannya.

Freddy tiba di rumah duka di Jalan Krembangan Baru 7 No 6A, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jumat (29/7), sekitar pukul 14.15 WIB. Saat Jenazah yang dibawa mobil ambulans tiba, pengawalan ketat dari polisi, linmas, Satpol PP dan warga sekitar.

Kedatangan jenazah disambut para pelayat, baik itu dari keluarga, kerabat dekat maupun warga sekitar yang kenal Freddy Budiman semasa muda.

Baca Juga  Diresmikan Jokowi, Bendungan Tapin Berpotensi Jadi Objek Wisata

Begitu jenazah yang masih ada di dalam peti tiba, langsung dibawa ke rumah duka. Tak lama kemudian pihak keluarga memindahkan jenazah ke keranda.

Setelah selesai disalatkan, jenazah Freddy Budiman ditandu dan dimasukan kembali ke dalam mobil untuk dibawa ke tempat pemakaman umum (TPU) Mbah Ratu, Jalan Demak. TPU itu sendiri merupakan permintaan Freddy, jika mati nanti dimakamkan di Surabaya.

Terdapat kejadian unik dan penuh misteri saat di makam Mbah Ratu, Jalan Demak, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Sejak siang, liang kubur Freddy terus mengeluarkan air.

Petugas makam harus bekerja ekstra untuk menguras dan mengeluarkan air dari liang kubur, sebelum jenazah Freddy tiba. Liang kubur yang berukuran sekitar panjang 2,5 meter, lebar 1, 5 meter, tinggi 2 meter, mengeluarkan air hingga ketinggian 20 sampai 30 sentimeter.

Baca Juga  Shalat Idul Adha 1441 H Di Tapsel Terapkan Protokol Kesehatan

Untuk mengurasnya, petugas gali makam menggunakan timba. Salah seorang petugas makam, Sadimun mengatakan jika tanah di sekitar makam sedang lembab. Selain itu beberapa hari terakhir di daerah sekitar TPU diguyur hujan deras.

“Iya kalau hujan tanah di sini (makam) jadi lembab dan waktu digali mesti keluar air. Makanya, kita tadi mengurasnya saat jenazah dekat makam,” terang Sadimun, Jumat (29/7) (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
100 %
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Banyak Yang Kecewa Pembatalan Bintang Tamu Aa Gym, Ini Tanggapan Deddy Corbuzier
Foto ilustrasi bendera Korea Utara

Berita

Balas Latihan AS-Korsel, Korut Simulasi Serangan ke Pangkalan Udara!

Asahan

Bupati Asahan Sidak Gudang Beras Sambut Datangnya Ramadhan

Berita

Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olah raga Jonson Gultom: Saya akan Canangkan Kembali Pengenalan Aksara batak di setiap Sekolah SD dan SMP Pemkab Samosir

Arsip

Ini Rekaman Roy Suryo yang Memfitnah Bonek

Berita

Wali Kota : Jangan Ada Ruang Gerak Prostitusi Anak

Berita

KPK Kembali Panggil Rasamala Jadi Saksi Kasus TPPU Eks Mentan SYL

Berita

Putri Simalungun Jenny Tabita Dorkas Sipayung Miss International Global Bintang Tamu Pada JFC 2021